JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil mengendus dan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dalam jumlah fantastis yang dikirim dari Aceh. Untuk mengelabui petugas, para pelaku menggunakan modus unik dengan menyembunyikan ratusan kilogram barang haram tersebut di bawah tumpukan karung jengkol di dalam sebuah truk ekspedisi.
Truk pengangkut jengkol tersebut diketahui sedang dalam perjalanan menuju Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, sebelum akhirnya dicegat oleh tim gabungan BNN di jalur perlintasan.
Poin-poin utama dari pengungkapan kasus besar ini meliputi:
-
Modus Operandi: Pelaku memanfaatkan bau menyengat dari jengkol untuk menyamarkan keberadaan sabu serta menghindari kecurigaan anjing pelacak (K-9) maupun petugas di titik pemeriksaan jalan raya.
-
Jumlah Barang Bukti: Petugas menemukan ratusan bungkus sabu yang dikemas rapi dalam kemasan teh China, tersembunyi di bagian dasar bak truk di bawah lapisan karung-karung jengkol.
-
Target Distribusi: Berdasarkan penyelidikan awal, sabu asal jaringan Aceh ini rencananya akan diturunkan di area sekitar Pasar Kramat Jati untuk kemudian didistribusikan ke bandar-bandar kecil di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
-
Penangkapan Pelaku: Sopir dan kernet truk langsung diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna memburu aktor intelektual atau pemilik modal di balik pengiriman bernilai miliaran rupiah tersebut.
BNN menegaskan bahwa penggunaan komoditas pangan sebagai penyamaran pengiriman narkoba merupakan pola lama yang kembali marak. Keberhasilan pengagalan ini diklaim telah menyelamatkan jutaan jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Saat ini, seluruh barang bukti dan tersangka telah dibawa ke kantor pusat BNN untuk pengembangan penyidikan lebih lanjut.















