JAKARTA, 5 Desember 2025 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intensif melanjutkan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), yang terjadi pada periode ketika Gubernur Kalbar saat ini, Ria Norsan, masih menjabat sebagai Bupati.
Dalam upaya menelusuri dugaan aliran dana haram, KPK telah memanggil dan memeriksa putra Gubernur Ria Norsan, Arief Rinaldi Norsan (AR).
Putra Kepala Daerah Jadi Saksi Kunci Aliran Dana
Arief Rinaldi Norsan, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalbar, diperiksa penyidik di Polda Kalimantan Barat pada Kamis (4/12/2025).
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap saksi AR difokuskan untuk menelisik alur uang (aliran dana) yang diduga terkait dengan korupsi proyek jalan tersebut.
“Penyidik menelisik terkait aliran dana,” tegas Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa keterangan AR dibutuhkan untuk melengkapi bukti-bukti.
Alur Perintah dan Fee Proyek Diusut
Kasus korupsi ini menjadi sorotan karena terjadi pada masa tempus delicti ketika Ria Norsan menjabat sebagai Bupati Mempawah. KPK secara khusus mendalami dua aspek utama:
-
Alur Perintah: Penyelidikan diarahkan untuk mencari keterangan tambahan mengenai proses perencanaan dan penganggaran proyek, termasuk dugaan adanya alur perintah dari kepala daerah (Bupati) terkait pembangunan dua ruas jalan yang membutuhkan tambahan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
-
Fee Proyek: Penyidik menelusuri kepada siapa saja fee-fee (pungutan) proyek yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR tersebut mengalir.
Hingga saat ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara ini, namun identitas para tersangka tersebut belum diungkapkan kepada publik.
Pemeriksaan Lintas Jabatan
Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa sejumlah saksi penting lainnya, termasuk mantan Ketua DPRD Mempawah dan mantan Wakil Bupati Mempawah, untuk mendalami peran mereka dalam persetujuan dan pelaksanaan proyek pembangunan jalan yang merugikan keuangan negara tersebut.















